Hyperliquid dan Ethereum sebenarnya dibuat untuk fokus yang berbeda, jadi “lebih bagus” tergantung apa yang dibandingkan.
Kalau banyak trader crypto bilang Hyperliquid lebih unggul, biasanya karena beberapa hal ini:
1. Trading jauh lebih cepat
Hyperliquid dibuat khusus untuk trading perpetual futures.
Keunggulannya:
- order matching sangat cepat
- latency rendah
- pengalaman mirip centralized exchange (seperti Binance)
- fee relatif murah
Sementara Ethereum adalah blockchain umum. Kalau dipakai langsung untuk trading derivatif:
- transaksi lebih lambat
- gas fee bisa mahal
- UX kurang nyaman untuk high-frequency trading
Jadi untuk trader aktif, Hyperliquid terasa lebih “smooth”.
2. On-chain order book asli
Banyak DEX di Ethereum memakai model AMM (Uniswap-style).
Hyperliquid punya:
- full on-chain order book
- limit order
- cancel/modify order cepat
- UI mirip exchange profesional
Ini penting buat:
- scalper
- market maker
- futures trader
Karena execution lebih presisi.
3. Biaya transaksi lebih rendah
Di Ethereum saat network ramai:
- swap kecil bisa kena fee besar
- trading derivatif jadi mahal
Hyperliquid didesain dengan throughput tinggi sehingga biaya lebih rendah untuk aktivitas trading intensif.